Home / DAERAH / Tulang Bawang Barat / Sekretariat DPRD Tubaba Diminta Untuk Lebih Transparan Dalam Penggunaan Anggaran

Sekretariat DPRD Tubaba Diminta Untuk Lebih Transparan Dalam Penggunaan Anggaran

Tulangbawang Barat (Sbuai,com) Terkait dengan penggunaan anggaran, di Sekretariat DPRD Tulangbawang Barat, masyarakat minta agar Sekretariat DPRD Tubaba dapat memberikan contoh positif soal ketransparansian.

Hal itu diungkapkan oleh warga Tubaba dari beberapa kalangan yang mengaku kecewa dengan tidak menayangkan RUP Sekretariat DPRD Tubaba dalam Aplikasi SiRUP LKPP.

Secara umum mereka menilai jika Transparansi dalam penggunaan anggaran merupakan hak public yang diatur dan ditetapkan dalam Undang-undang. Dan dalam hal penggunaan anggaran di sebuah instansi pemerintah, salah satunya Sekreatariat DPRD Tubaba, Transparansi yang menjadi hak public tersebut, dinilai tidak ada transparasi, dimana tidak menayangkan RUP di SiRUP yang merupakan wadah informasi untuk public.

,”Transparasi dinilai sangat penting, terlebih RUP diSirup, apalagi jelas ini merupakan wadah informasi public yang perlu diketahui mesyarakat,” Kata Mereka.

Sementara itu ditempat terpisah Suhendri salah satu Pemuda Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tuba tengah, Tubaba, mengaku sangat kecewa dengan Kinerja Pihak Sekretariat DPRD Tubaba, yang tidak menayangkan RUP dalam SiRUP. Menurutnya, sebagai Wakil Rakyat Tubaba, tentunya penting untuk diketahui segala kegiatan yang menggunakan anggaran, sebagai bentuk ketransparansian.

“Sebagai Rakyat Tubaba, tentunya saya mau tau apasaja Kegiatan, Wakil Rakyat saya ini, dan sudah sejauh mana perkembanganya. Dan betapa kecewanya, jangankan terbuka soal rencana Kegiatan Dewan, lah Pelaksanaan Penggunaan Anggaran Sekretariat yang menjadi rumah dari Para DPRD saja jauh dari Transparan”, cetus Suhendri dikediamanya, Senin (2/11/2020).

Dan terkait Transparansi tersebut, bahkan menurut Sarno salah satu Kepalo Tiyuh di Kecamatan Way Kenangan, Tubaba, merupakan kewajib yang harus diterapkan mulai dari jenjang Pemerintahan paling bawah dalam pelaksaan penggunaan APBdesnya. “Transparansi dalam penggunaan anggaran itu menurut kami wajib, karna keterbukaan informasi merupakan Hak public yang di atur Undang-undang”, terang Sarno terpisah melalui Telephon selulernya.

Terwujudnya Transparansi dalam penggunaan anggaran sendiri, menurut Salmani salah satu Tokoh Masyarakat Tubaba di Tiyuh Penumangan Baru, itu juga sangat ditentukan dari peran serta Pemerintah dalam hal Pengawasan. Sehingga, tiap OPD bisa bekerja secara Profesional dan Proporsional, serta mengevaluasi untuk kurang propesional.

“Saya sangat berharap pada Pemerintah Daerah khususnya Inspektorat Tubaba, harus bisa menjalankan tugas Pengawasanya secara propesional dan proporsonal pada tiap OPD. Apabila itu benar Sekretariat DPRD Tubaba tidak menayangkan rencana anggaran yang akan dipenggunaan dalam APBD tiap tahunya, artinya sudah jelas keterbukaan public itu tidak tercapai. Maka dari sinilah terlihat pentingnya peran Pengawasan dalam melakukan Evaluasi, dan jika perlu bagi mereka yang tidak mampu melaksanakan kinerja mereka ‘DIGANTI”, terang Salmani terpisah di kediamnya. (R/M)

About sub admin

Check Also

Program Kotaku Bangun Lima Jenis Infrastruktur Di Kelurahan Mulya Asri

Tulangbawang Barat – (Sbuai.com) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah satu dari sejumlah upaya strategis …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: IZIN DULU BOSS