Home / Lampung Utara

Kamis, 2 Januari 2020 - 12:25 WIB - 61 Pembaca

Proyek Bobrok, Inspektorat Lampura Ancam Bawa Ke Ranah Hukum

Lampung Utara-(Sbuai.com)

Respon cepat menanggapi keluhan warga Desa Tulung Balak terkiat pembangunan rabat beton yang baru beberapa bulan sudah hancur. Inspektorat Lampung Utara turunkan tim Irbanwil II untuk turun kelapangan.

Mankodri Kepala Inspektorat Lampura, menyampaikan bahwa tim hari ini telah turun kelapangan untuk mencroscek rabat beton mulai dari adukan, lebar, panjang ketebalan hingga APBdesnya. Disitu kita akan mengetahui apakah pembangunan infrasturktur sudah sesuai atau tidak.

” Bila ditemukan adanya kerugian negara maka terlebih dahulu kita berikan pembinaan. Jika masih tidak diindahkan, akan di limpahkan ke aparat penegak hukum (APH),” Terang Mankodri ketika dikomfirmasi diruang kerjanya, Kamis (2/1/2020).

Baca juga :  Sambut Tahun Baru, Rutan Kota Bumi Gelar Dzikir Dan Doa

Menurut dia, pada pelaksanakan pembangunan dengan menggunakan DD itu harus di utamakan kualitas agar hasilnya bisa baik dan bertahan lama. ” Kalau baru beberapa bulan sudah hancur itu. Wajar warga mempertanyakan pembangunan tersebut , ” Pungkasnya.

Diberitakan sebelumnnya, Pembangunan rabat beton melalui Anggaran Danan Desa (DD) 2019 Desa Tulung Balak Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung disinyalir pengerjaannya asal asalan. Pasalnya, Pembangunan yang baru berapa bulan selesai dikerjakan sudah terlihat hancur.

Menurut Tar salah satu warga disana mrngatakan pembangunan melalui Dana Desa seharusnya dikerjakan dengan sebaik mungkin sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

Baca juga :  Mahasiswa Di Kota Hangzhou Cina Pulang Ke Kampung Halaman

” Jangan hanya membangun saja, namun kualitas tidak di utamakan. Padahal segala pembangunan yang ada itu untuk membawa kemajuan bagi masyarakat disini, ” Ungkap dia dengan nada yang penuh kekecewaan.

Lanjut dia, Selain pembangunan rabat beton yang asal asalan. Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyakarat (Pansimas) ada banyak kejanggalan. Selain Jauh dari pemukiman warga, penyediaan air bersih memanfaatkan air kali dengan cara dibendung dengan menggunakan batu kali.

” Ya, heran aja mas, kenapa kok bangunannya program Pansimas seperti itu, ” Ungkapnya. (Red)

Sumber:(Mediapartner-LV)

Share :

Baca Juga

Lampung Utara

Tokoh Adat Lampura Ajak Masyarakat Tingkatkan Kondusifitas

Lampung Utara

Dinkes Lampura Pantau Kondisi Warga Kota Bumi Mahasiswa Dari Cina

Lampung Utara

Curah Hujan Tinggi Pj. Sekdakan Lampura Himbau Masyarakat Wasyarakat Waspada

Lampung Utara

Sambut Tahun Baru, Rutan Kota Bumi Gelar Dzikir Dan Doa

ADVETORIAL

Zaidan Fathuna Siswa SMPN I Tumijajar toreh Prestasi PSHT II Tingkat Kabupaten

Lampung Utara

Ribuan Pengunjung Padati Destinasi Wisata Wonomerto

Lampung Utara

Iuran Seragam Sekolah, Disdik Lampura Akan Panggil Pihak SDN 2 Pakuan Agung – Muara Sungkai

Lampung Utara

Jurnalis Di Lampura Budidayakan Ikan Hias
error: IZIN DULU BOSS