Home / NASIONAL / Tulang Bawang Barat

Senin, 15 Juni 2020 - 18:21 WIB - 15 Pembaca

Program Padat Karya Tunai Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Tiyuh Wilayah Kabupaten Tubaba Diduga Kangkangi Juklak Dan Juknis

Tulangbawang Barat – (Sbuai.com)

Penerapan Program Padat Karya Tunai dalam pengelolaan Dana Desa (DD) pada kegiatan Swakelola pembangunn fisik infrastruktur Desa/Tiyuh dari Dana Desa (DD) di Wilayah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diduga kangkangi Juklak dan Juknis.

Dalam Petunjuk Teknis penggunaan dana desa tahun 2018., Direktorat jenderal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, kementerian desa, daerah tertinggal dan transmigrasi Republik Indonesia Tahun 2018. Huruf D Tentang Tahapan Pelaksanaan penggunaan Dana Desa Untuk Padat Karya Tunai No. 2. dijelaskan bahwa Kepala Desa dan TPK Wajib Membuka pendaftaran Calon Tenaga Kerja Untuk Padat Karya Tunai dengan mengutamakan anggota masyarakat yang sudah di data.

Selanjutnya Data kereteria masyarakat Calon Tenaga Kerja Untuk Padat Karya Tunai itu sendiri yaitu, keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1 yang diperoleh dari data BKKBN. Kemudian, pengangguran dan setengah penganggur dari daftar pengangguran Desa/Tiyuh. Dan keluarga dengan anggota keluarga yang memiliki balita bergizi buruk sesuai daftar keluarga dengan balita bergizi buruk di Desa/Tiyuh.

Kemudian, disebutkan pula apabila masyarakat seperti kreteria yang disebutkan diatas tidak terpenuhi, barulah calon pekerja diambil dari Warga Desa/Tiyuh terdekat lainnya. Artinya, untuk tercapainya ketepat sasaran dari penerapan Padat Karya Tunai tersebut, setiap Desa/Tiyuh wajib memiliki data-data tersebut diatas yang merupakan salah satu dasar dalam Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tiyuhnya.

Berdasarkan hasil konfirmasi tentang persiapan dari pihak Tiyuh di Tubaba untuk tahapan pelaksanaan Padat Karya Tunai dalam Pengelolaan DDnya, didapati berbagai kejanggalan yang mengarah pada dugaan pelaksanaan yang tidak mengacu pada Juknis dalam pengelolaan DD untuk Padat Karya Tunai.

Kejanggalan tersebut diantaranya seperti yang didapati di Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamtan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tubaba. Dalam penuturan Tri Harynto Kepalo Tiyuh tersebut, di kediamanya belum lama ini (31/5/2020), dengan jelas mengatakan jika Tiyuhnya sudah menerapkan Padat Karya Tunai tersebut mulai tahun 2018 lalu.

Baca juga :  SMSI Raih Penghargaan Muri

“Allahmdulillah kegiatan pembangunan fisik di Tiyuh kita itu lancar dan kita juga terapkan Padat Karya Tunai sesuai dengan ketentuanya”, ucapnya.

Namun anehnya, ketika ditanyai lebih lanjut terkait persiapan awal Pihak Tiyuh sebelum melakukan Padat Karya Tunai tersebut, Ia mengaku telah sesuai ketentuan dan dilaksanakan sesuai dengan melibatkan Masyarakat setempat sebagai Pekerja dalam Swakelola kegiatan pembangunn fisik dari DD Tiyuhnya.

“Padat Karya Tunai di Tiyuh kita ini, itu sudah sesuai ketentuan. Dan kita libatkan masyarakat kita sebagai pekerja dalam kegiatan swakelola pembangunan fisik dari DD Tiyuh kita”, terang Tri Haryanto.

Sementara, ketika dimintai keterangan lebih lanjut terkait dasar dan tahapan yang dilakukan Pihak Tiyuh dalam menentukan Pekerja dalam kegiatan tersebut, Tri Haryanto tidak dapat memberi penjelasan. Bahkan Dirinya mengakui jika penentuan Pekerja, itu dilakukan dengan menunjuk langsung tanpa membuka pendaftaran bagi para Calon Pekerja.

“Untuk pekerja itu merupakan Masyarakat dari Tiyuh kita semuanya, hususnya yang mau bekerja. Memang kita tidak buka pendaftaran bagi Calon Pekerja, dan dulu pernah kita terapkan tapi tidak efektif karna baru sehari, besok tidak kerja lagi dengan alasan tidak tahan. Jadi, yang kerja ya kita pake warga kita yang mau saja”, kelit Tri Haryanto.

Dan dugaan permasalahan dalam Penerapan Padat Karya Tunai di Tiyuh tersebut semakin diperparah dengan dugaan tidak adanya Data-data Tiyuh yang menjadi dasar dalam persiapan, hingga pelaksanaan, serta pelaporan penggunaan DDnya untuk kegiatan Padat Karya Tunai. Pasalnya, saat ditanyai tentang Data Masyarakat Miskin, Pengangguran, setengah Pengangguran, yang ada di Tiyuhnya, Tri Haryanto hanya bisa menjawab jika itu adanya di Badan Statistik Kabupaten.

Baca juga :  Dinas Pertanian Tubaba Priyoritaskan Tiga Tanaman Pangan Di 2020

“Kalo untuk Data masyarakat miskin, pengangguran, dan setengah pengangguran, itu adanya di BPS, disitu lebih jelas”, elaknya.

Dugaan adanya permasalah dalam Penerapan Program Padat Karya Tunai tersebut, juga diduga terjadi di Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba. Dan Saat dikonfirmasi dikediamanya Senin, (15/6/2020) terkait persiapan Pihak Tiyuh dalam penerapan Padat Karya Tunai tersebut, Kusno Kepalo Tiyuh tidak dapat memberi penjelasan dengan alasan TPKnya yang lebih mengetahui.

“Untuk Padat Karya Tunai dalam pengelolaan DD Tiyuh kita, itu sudah kita laksanakan dari tahun 2018 lalu. Dan itu sudah kita laksanakan sesuai dengan ketentuan, serta arahan dari Pendamping Tiyuh kita. Tapi, untuk lebih jelasnya besok kita bisa ngobrol bareng sama TPK saya”, tutur Kusno.

Lebih lanjut Dirinya memastikan jika kegiatan itu telah dilaksanakan sesuai ketentuan, mulai dari persiapan bahkan hingga penganggaran. Namun anehnya dengan jelas Ia juga mengataan jika Kegiatan Padat Karya Tunai di Tiyuhnya itu, dilaksanakan pada titik lokasi tersendiri.

“Setau saya, ya itu tujuanya untuk mempekerjakan Masyarakat Desa kita yang layak. Salah satunya seperti Masyarakat dalam kategori Miskin. Untuk penganggaranya, itu kita terapkan 30% dari nilai kegiatan Pembangunan, dan kita laksanakan pada lokasi berbeda dengan kegiatan-kegiatan pembangunan fisik desa lainya. Dan biar lebih jelas, besok nanti kita langsung ngobrol juga dengan TPK Tiyuh kami di Balay Tiyuh”, terang Kusno. (M/M)

Share :

Baca Juga

Tulang Bawang Barat

Tingkatkan Sinergitas Batang Tubuh, LMP Tubaba Sillaturahmi Ke LMP Provinsi

NASIONAL

Jum’at Berbagai Lesehan Asri -Tumijajar Diserbu Puluhan Masyarakat

NASIONAL

Warga Tamansari Desak Pemkot Bandung Segera Bangun Rumah Deret

Tulang Bawang Barat

Jajaran Polres Tubaba Kembali Ungkap Tindak Pidana Pencurian Di Wilayah Setempat

Tulang Bawang Barat

Pengukuhan ISSI Tubaba, Umar Ahmad Sampaikan Harapan Untuk Para Pemuda

Tulang Bawang Barat

Persisahan Pengajar Cerdas Angkatan IV Tulang Bawang Barat Berlangsung Di Rumdis Bupati Setempat

Tulang Bawang Barat

Peringati 1 Muharam Tiyuh Panca Marga Gelar Do’a Bersama

NASIONAL

Dugaan Proyek DAK Gunakan Baja Ringan Tak Ber-SNI, Disdik Tantang DPRD Tinjau Langsung Ke Lapangan
error: IZIN DULU BOSS