Home / Lampung Tengah / NASIONAL

Jumat, 5 Maret 2021 - 16:51 WIB - 281 Pembaca

Perealisasian Anggaran Dana BOS SDN 2 Banjar Ratu Di Duga Menyimpang

Lampung Tengah – (Sbuai.com)

Penggunaan  dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN 2 Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah diduga diduga menyimpang. Hal itu terlihat dari tampak ‘buruk rupa’ bangunan Prasarana milik Sekolah yang mengesankan minimnya Pemeliharaan/Perawatan.

Kondisi ‘buruk rupa’ Gedung Prasarana Sekolah tersebut, seperti yang terlihat pada Bangunan kamar mandinya. Kondisi lantai terlihat mulai mengelupas, dan Warna Dinding tembok bahkan terlihat berjamur, mengesankan sangat minimnya tindakan Pemeliharaan/Perawatan pada bangunan tersebut.

Lebih parahnya kondisi pada bagian Pintu dan Atap Plafon kamar mandi tersebut justru mengesankan Bangunan yang terbengkalai dan diterlantarkan. Kayu atap terlihat mulai rapuh dan hampir tidak ada lagi plafonya, serta pintu kamar mandi sangat miris sebagai penutup. Sehingga, sangat tidak mungkin bagi Siswa/i Sekolah tersebut menggunakanya.

Sementara, dari document yang berhasil dihimpun terkait Pemeliharaan/Perawatan bangunan sekolah tersebut, diketahui adanya anggaran yang bersumber dari dana BOS senilai 5 % ataw sebesar Rp.10.000.000,- per tiap tahun anggaran. Bahkan, dengan jumlah total seluruh siswa/I saat ini sebanyak 256, akan sangat memungkinkan Pemeliharaan/Perawatan Kamar mandi tersebut dapat dilakukan selama 3 tahun anggaran kebelakang.

Baca juga :  Keluarga Tumino Diamankan Polisi Terkait Dugaan Penyekapan

Anehnya, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu terkait kondisi ‘buruk rupa’ bangunan kamar mandi milik sekolah, sementara dari dana BOS teranggarkan dan sebesar Rp.10 juta pada tahun anggaran 2020, dan selama 3 tahun anggaran berjumlah Rp.30 juta, Kepala SDN 2 Bajar Baru Supriyanto Sitorus justru mengatakan jika anggaran tersebut dialihkan guna pembayaran tunjangan/gaji Guru Honor Sekolahnya.

“Dana itu kita alihkan penggunaanya untuk bayar Tunjangan/Gaji Guru Honor Sekolah kita”, ucap Kepsek Supriyanto Sitorus.

Lebih lanjut ditanyai terkait peralisasian item lain dalam penggunaan anggaran BOS Sekolah selama masa Pandemi, Kepsek Supriyanto Sitorus mengakui tetap dilakukanya pembayaran sesuai dengan ketentuan perhitunganya. “Dana Extrakulikuler Pramuka itu kita tetap bayar selama Pandemi. Dan kita bayar kepada KUACAB sebesar Rp.150,- untuk per siswa per tiap bulanya, ataw sekitar Rp.1.800,- dalam setahun”, terang Nya.

Baca juga :  Kepedulian Pjs Danramil 04/Jebres Kapten Inf Narno kepada Anggotanya

Dari kondisi ‘buruk rupa’ bangunan kamar mandi Sekiolah, dan keterangan Kepala Sekolah soal perealisasian dana berikut peruntukanya, menimbulkan diduga kuat adanya penyimpangan dalam belanja penggunaan dana BOS SDN 2 Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, dalam tiap tahun anggaranya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Tengah belum dapat dikonfirmasi terkait mirisnya Bangunan pada salah satu Sekolah, berikut adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran dana BOS milik Sekolah tersebut. (Dedi)

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Kepedulian Pjs Danramil 04/Jebres Kapten Inf Narno kepada Anggotanya

NASIONAL

Juniardi : Mewujudkan kemerdekaan Pers Wartawan Indonesia juga menyadari Tanggung Jawab Sosial

Lampung Tengah

Bertemu Aparatur Kampung SeKecematan Selagai Lingga, Loekman Ajak Jalankan 4 Komitmen

NASIONAL

Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan Proyek DAK Fisik Pendidikan Kabupaten Tubaba T.A 2020 Diduga Tak Berprofil SNI

NASIONAL

Program Padat Karya Tunai Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Tiyuh Wilayah Kabupaten Tubaba Diduga Kangkangi Juklak Dan Juknis

ADVETORIAL

Peringati Hari HIV, Mahasiswa UMKO di Lampura bagikan Bunga Kepada Pengendara

NASIONAL

Megawati Minta Pengganti KH. Ma’ruf Amin Dan Mahfud MD

NASIONAL

Polisi Olah TKP Kasus Perampokan Bersenjata Api Yang Viral
error: IZIN DULU BOSS