Home / Tulang Bawang

Jumat, 25 Desember 2020 - 11:14 WIB - 2.028 Pembaca

Mulai 3 Januari pesta malam di Tuba, Terancam Hukuman Penjara 1 Tahun

Tulangbawang (Sbuai.com)

Gugus tugas penanganan Covid-19 Tulangbawang bersama Aparat Kepolisian akan menerapkan sanksi pidana bagi masyarakat yang tetap ngotot menggelar hajatan hingga larut malam di wilayah Tulangbawang.

Juru bicara gugus tugas penanganan Covid 19 Tulangbawang, Fathoni, mengutarakan, ketetapan peniadaan pesta hajatan hingga malam hari itu ditetapkan berdasarkan arahan Bupati Tulangbawang Winarti, selaku ketua gugus tugas Covid-19 Tulangbawang.

Langkah ini diambil guna mencegah klaster baru penyebaran wabah Covid 19 di Tulangbawang.

Pasalnya, sejak sebulan belakangan, pesta hajatan hingga larut malam mulai marak disejumlah tempat di Tulangbawang.

Baca juga :  Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang Telah Melimpahkan Tersangkan Dan Barang Bukti Kasus Tindak Pidana Korupsi

Bahkan, dalam pesta hajatan itu masyarakat kerap mengabaikan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Jadi ketetapan ini disepakati mulai berlaku 3 Januari 2021. Jadi selama seminggu kedepan kita masuk tahap sosialisasi kepada masyarakat,” terang Fathoni, Jumat (25/12).

Selain unsur Forkopimda, ketetapan peniadaan pesta hajatan hingga malam hari itu juga disepakati dan diketahui unsur RT hingga RW.

Gugus tugas bersama kepolisian akan menerapkan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Akan kita terapkan UU tentang karantina kesehatan. Kami sudah koordinasi dengan Kapolres Tulangbawang terkait penerapan sanksi ini,” terang Fathoni, juru bicara gugus tugas Covid-19 Tulangbawang, Jumat (25/12/2020).

Baca juga :  Polres Tuba Gelar Upacara Ziarah Dan Tabur Bunga Jelang Peringatan Hari Bhayangkara

Fathoni menegaskan, dalam Pasal 93 UU Kekarantina Kesehatan diatur mengenai pihak yang menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat, dikenakan sanksi pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp100 juta.

Selain UU karantina kesehatan, masyarakat terancam sanksi sebagaimana tercantum dalam pasal 216 dan 65 KUHP.

Penerapan pasal dalam KUHP itu dimungkinkan jika masyarakat tidak mematuhi perintah petugas dan menghalangi petugas yang menjalankan perintah undang-undang.

“Patroli Satgas akan digalakkan untuk menegakkan aturan ini,” tegas Fathoni. (Mr/Joni).

Share :

Baca Juga

Tulang Bawang

Winarti Tegaskan Pentingnya Tanggung Jawab ASN Terhadap Pembangunan

Tulang Bawang

Lima Kecamatan Wilayah Kabupaten Tulang Bawang Bebas Dari Perilaku BABS

NASIONAL

Dugaan Proyek DAK Gunakan Baja Ringan Tak Ber-SNI, Disdik Tantang DPRD Tinjau Langsung Ke Lapangan

Tulang Bawang

Sekretaris DPRD Tuba Pimpin Rapat Perdana Paska Libur Idul Fitri

ADVETORIAL

Peduli Masyarakat Rentan Ekonomi Bupati Tuba Gelar Pasar Murah

ADVETORIAL

DPRD Tulang Bawang Gelar Rapat Paripurna Peringatan HUT RI Ke-76

ADVETORIAL

DPRD Tulang Bawang Gelar Rapat Paripurna PAW Anggota DPRD Setempat

ADVETORIAL

Antisipasi Bencana Banjir, Komisi IV DPRD Tulang Bawang Tinjuan Beberapa Titik Lokasi
error: IZIN DULU BOSS