Home / Tulang Bawang

Rabu, 4 Maret 2020 - 16:34 WIB - 58 Pembaca

DPRD Tulang Bawang Telusuri Dugaan Proyek DAK Pendidikan Tuba TA 2019 Gunakan Meterial Baja Ringan Tak Ber-SNI

Tulang Bawang (Sbuai.com)

Komisi IV DPRD Kabupaten Tulangbawang, akan segera merekomendasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang untuk mengganti penggunaan baja ringan untuk konstruksi rangka atap gedung pada kegiatan DAK Fisik bidang pendidikan tahun anggaran 2019 di Kabupaten Tulangbawang dengan yang bersertifikat SNI.

Penggunaan baja ringan pada konstruksi raangka atap gedung pada pembangunan bangunan gedung negara dalam kegiatan DAK Fisik bidang pendidikan tahun anggaran 2019 di Kabupaten Tulangbawang harus menggunakan baja ringan yang bersertifikat SNI, hal itu sesuai dengan Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) NO I tahun 2019 petunjuk operasional dari DAK Fisik Bidang Pendidikan tahun anggaran 2019 dan Permen PUPR No.22/PRT/M/2018 tentang pedoman tehknis pembangunan bangunan gedung negara, ujar Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tulangbawang Morisman.

Menurut Morisman, seharusnya kegiatan DAK fisik bidang pendidikan terkait pekerjaan konstruksi pembangunan/renovasi sekolah yang dilakukan oleh pihak sekolah, pemakain bahan bangunan dan pelaksanaan pekerjaannya harus sesuai dengan aturan yang ada, baik dari Permendikbud maupun Permen PUPR, apa bila dalam peraturan tersebut disebutkan penggunaan bahan bangunan untuk pekerjaan konstruksi rangka atap yang menggunakan baja ringan harus memiliki bersertifikat SNI, maka pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang dan pihak sekolah harus mematuhinya.

Baca juga :  Dugaan Proyek DAK Fisik Bidang Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang TA 2019 Berpotensi Pada Kerugian Keuangan Negara Makin Menguat

Jadi kalaupun emang benar baja ringan yang dipakai pihak sekolah tidak bersertifikat SNI, seperti yang diberikan dalam media, maka kami akan merekomendasi kan kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang, untuk melakukan penggantian dengan baja ringan yang bersertifikat SNI sesuai dengan kode SNI yang dikeluarkan oleh Badan Setandar Nasional Indonesia (BSNI), Ujar Morisman di ruang Komisi IV Kantor sekertariat DPRD Tulangbawang belum lama ini (2/3).

Ditempat yang sama Holil Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tulangbawang, juga menegaskan bahwasanya kalau semua pekerjaan konstruksi yang di anggarkan di APBD/APBN itu semua sudah pasti harus memakai bahan bangunan yang bersertifikat SNI atau yang berkualitas. Jadi untuk kegiatan DAK fisik Pendidikan pada kegiatan rehabilitasi dan pembangunan gedung untuk sekolah wajib memakai bahan bangunan yang berkualitas dan bersertifikat SNI sesuai aturan yang ada.

Holil juga mengaskan, dengan adanya informasi dan pemberitaan yang ada di media massa, terkait adanya pemakain baja ringan yang tidak bersertifikat SNI 8399:2017 untuk konstruksi rangka atap gedung pada kegiatan DAK fisik bidang pendidikan Tahun anggaran 2019 di Kabupaten ini, Komisi IV DPRD Tulangbawang dalam waktu dekat ini akan segera melakukan pengecekan kesekolah – sekolah yang mendapatkan kegiatan DAK.

Baca juga :  Kapten Inf LE Sihombing Pimpin Kerja Bakti Di Lapangan Kampung Tunggal Warga

“Jadi dari data ini, saya akan bawa, dan akan kita jadikan bahan rapat dengan komisi, setelah itu baru kita akan lakukan kunjungan kerja (Kangker) ke lokasi sekolah-sekolah, kalau itu gak sesuai atau tidak ber SNI maka kami akan meminta Dinas Pendidikan untuk mengganti baja ringan yang ber SNI sesuai yang ditetapkan oleh BSNI” ujar Holil.

“Kami akan merekomendasikan untuk diganti, kita ingin kualitas Gedung untuk pendidikan bukan kualitas yang asal asalan, sudah banyak contoh nya kita lihat di televisi yang Gedung ambruk, bukan hanya Gedung nya saja yang rusak tapi anak didiknya sampe meninggal,”harap Holil.

Holil meminta agar semua pihak wajib mendorong penggunaan bahan bersertifikat SNI yang ditetapkan oleh BSNI yang telah di tetapkan Pemerintah.

Saat disinggung apakah adanya potonsi kerugian keuangan Negara terkait pemakain baja ringan yang tidak bersertifikat SNI oleh pihak sekolah, “Holil mengatakan, potensi kerugian keuangan negara tentunya ada” tegas Holil. (El/Hr)

Share :

Baca Juga

Tulang Bawang

Putusan MK Jadikan Alasan Bapenda Tidak Menarik PPJ Non PLN 1,5 %,

ADVETORIAL

Hj. Winarti Hadiri Pengajian Akbar Di Ponpes Nurusa’adah Barokatul Qodri

Tulang Bawang

Kapten Inf LE Sihombing Pimpin Kerja Bakti Di Lapangan Kampung Tunggal Warga

DAERAH

Penggunaan APBD menjadi alasan Dinas Pendidikan Tuba Kang kangi Peraturan.

Tulang Bawang

Polres Tuba Gelar Upacara Ziarah Dan Tabur Bunga Jelang Peringatan Hari Bhayangkara

NASIONAL

BLT Dampak Covid Di Kampung Wilayah Kabupaten Tulang Bawang Diduga Tidak Tepat Sasaran

Tulang Bawang

Dinkes Tuba Penuhi Sarpras Dalam Upaya Penangan Pendemi Covid-19 Dengan Maksimal

Tulang Bawang

Polres Tuba Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Krakatau 2020
error: IZIN DULU BOSS