Home / Tulang Bawang Barat

Selasa, 16 Februari 2021 - 18:16 WIB - 155 Pembaca

DPMT Tubaba Segera Panggil Pihak Tiyuh Margajaya Indah Soal Pengelolaan Dana Bumdes

Tulangbawang Barat – (Sbuai.com)

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh/Desa (DPMT) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) segara lakukan pememanggilan Pihak Tiyuh Marga Jaya Indah, terkait pengelolaan Dana Bumdes Indah Jaya Makmur. Hal tersebut seperti diungkapkan Ibu Asiyah Kepala Bidang (Kabid) Perekonomian, mewakili Kepala DPMT setempat yang ditemui di Ruangan Kerjanya selasa (16/02/2021) saat menanggapi pemberitaan terkait dugaan pengelolaan dana Bumdes tersebut.

“ini aneh, karna laporan yang kami terima Bumdes itu ketuanya masih atas nama Budiyono, dengan nilai Rp.80.000.000,- per sampai tanggal tahun 2020”, ucap Ibu Asiyah.

Lebih lanjut ia mengaskan bahwa Pihaknya akan sesegera mungkin menelusuri kebenaran informasi tersebut. Dan ia mengatakan dalam dua ataw tiga hari kedepan segera akan ada kejelasan informasi terkait dugaan masalah pengelolaan dana Bumdes tersebut. “segera akan kita panggil Aparatur Tiyuhnya ini, ter,asuk juga kita akan koordinasi dengan Pihak Tenaga Ahli (TA) yang pastinya akan lebih jelas tentang kebenaran informasi dan laporan ke kita, dan bila perlu nanti kita jadwalkan untuk turun cek ke lokasi”, tegas Nya.

Diberitakan sebelumnya…………

Pengelolaan dana Bumdes Indah Jaya Mamur Tiyuh Margajaya Indah, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sebesar Rp.96 juta, diduga pengondisian oleh Kepalo Tiyuh. Hal itu terlihat dari keterangan saling lempar antara Ketua Bumdes, dan Juru Tulis Tiyuh, terkait keterangan asset modal pada Kepalo Tiyuh tersebut.

Dugaan tersebut diperkuat dengan keterangan yang berbanding terbalik antara Juru Tulis Tiyuh, dan Ketua Bumdes Indah Jaya Makmur, saat ditanyai terkait Pengelolaan Dana Bumdes. Bahkan disinggung lebih lanjut terkait keberadaan asset Bumdes dan Pihak yang bertanggungjawab dalam pengelolaan seluruh asset tersebut, mereka justru member keterangan yang mengarah pada Kepalo Tiyuh yakni Bapak Sholekhan.

Baca juga :  Mahasiswa KKS Di Tubaba Berikan Bimbel Matematika

Dari keterangan Ibu Siti Patmawati Juru Tulis Tiyuh Margajaya Indah, Pagar Dewa, Tubaba, yang ditemui di kediamanya Senin, (15/02/2021), saat dikonfirmasi terkait pencatatan asset desa, yakni penyertaan modal Tiyuh tersebut untuk Pembentukan dan Pengelolaan, Bumdes senilai Rp. 96, beliau membenarkan. Bahkan hingga saat ini ia juga mengatakan jika dari Bumdes tersebut, selama empat tahun memberikan keuntungan pada Tiyuh yakni bagi hasil Bumdes.

“dana Rp.96 juta itukan modal awal, dan setau saya itu untuk keperluan Bumdes berupa kendaraan mobil pengangkut gallon, Bangunan tempat isi gallon, serta alat-alat lainya. Kalo tidak salah modal danyanya saat ini sekitar 80 jutaan, dan itu selalu ada keuntungan berupa bagi hasil Bumdes untuk Tiyuh, targetnya Rp.5 juta ditahun 2017, 2018, dan Rp.7 juta sejak tahun 2019, serta 2020”, tutur Nya.

Namun anehnya, ketika ditanyai terkait besaran dana bagi hasil Bumdes yang diterima Pihak Bumdes untuk dikelola yakni Rp. 5 juta tahun 2019, Dirinya menyangkal jika sisanya untuk bantuan kepemudaan. Sementara, dengan jelas pada keterangan sebelumnya Dia mengatakan jika dana bagi hasil Bumdes tahun tersebut diberikan pada Pihak Bumdes untuk pengelolaan unit usaha baru jual beli beras. Bahkan disinggung soal kembali soal dan modal Bumdes Rp.80 juta, Dia menyarankan konfirmasi pada Ketua Bumdes, dan Kepalo Tiyuh tersebut.

“dari tahun 2019 dana bagi hasil Bumdes itu naik Rp.7 juta, dan itu kita serahkan pada Pihak bumdes untuk pengelolaan usaha beras, disamping usaha gallon air dan kalo tidak salah Rp.2 sisanya untuk kepemudaan seinget saya. Kalo soal status pengelolaan dana modal Bumdes, maaf itu bukan ranah saya, silahkan ke Ketua dan Kepalo Tiyuh”, papar Nya sembari menghubungi Kepalo Tiyuhnya Sholekhan via telpon yang terkesan enggan menemui pihak media dalam percakapan mereka, serta menyarankan untuk ke Kantor Balay Tiyuh tersebut besok (Selasa, 16/02/2021).

Baca juga :  Roadshow Safari, Budiman Jaya Tegaskan Pentingnya Koordinasi Dalam Dunia Pendidikan

Keterangan Juru Tulis Tiyuh tersebut, justru ditampik oleh Ibu Winarsih Ketua Bumdes Indah Jaya Makmur Tiyuh tersebut. Dengan tegas ia mengatakan bahwa tidak tau menau terkait dana modal Bumdes yang ia ketuai itu, sebesar Rp.80 juta. Menrutnya ia dan kawan-kawan pengelola Bumdes hanya bersifat bekerja dan membuat laporan hasil kegiatan pada Kepalo Tiyuh.

“ya nggak tau saya mas soal dana modal Bumdes kami ini sebesar Rp.80 juta. Mana berani saya ngelola dana sebesar itu, la wong kami ini Cuma bekerja dan melaporkan hasil kegiatan pada Kepalo Tiyuh Bp. Sholekhan. Dan apalagi soal asset Bumdes, maaf mas beneran saya tidak tau karna yang kami kelola ya dana senilai Rp.5 juta untuk unit usaha baru jual beli besras, dan gallon air itu nerusin yang dulu. Biar lebih jelas Tanya Pak Kepalo aja langsung soal Dana dan lainya itu”, terang Winarsih yang ditemui terpisah dikediamnya.

Sementara, Kepalo Tiyuh tersebut Sholekhan masih belum dapat ditemui guna di konfirmasi soal pengelolaan Bumdes Tiyuhnya. Bahkan, melalui via telephon saat ia dihubungi oleh Juru Tulisnya disela konfirmasi, enggan bertemu dan menyaran ke Balay Tiyuh esok hari (Selasa, 16/02/2021). “besok pagi aja ke Balay Tiyuh, kata Pak Kepalo mas”, ujar Ibu Siti Patmawati Juru Tulis Tiyuh tersebut. (iw)

Share :

Baca Juga

Tulang Bawang Barat

Pilkaty se-Tubaba Kemungkinan Terlaksana Di Akhir 2020

Tulang Bawang Barat

Peringati 1 Muharam Tiyuh Panca Marga Gelar Do’a Bersama

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Akan Mulai Operasi Lilin Krakataw

NASIONAL

Pelaksanaan Padat Karya Tunai Di Tiyuh Kagungan Ratu Diduga Kangkangi Juknis Dan Juklak Pengelolaan Dana Desa Tahun 2018

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilihan Kepalo Tiyuh Pada Mei Mendatang

Tulang Bawang Barat

Bantuan Bibit Ayam Pemkab Tubaba Mulai Disalurkan

Tulang Bawang Barat

Pauzi Hasan Launching Program Kota Tanpa Kumuh Di Tubaba

Tulang Bawang Barat

Dinas Pertanian Tubaba Priyoritaskan Tiga Tanaman Pangan Di 2020
error: IZIN DULU BOSS