Home / NASIONAL / Tulang Bawang Barat

Rabu, 2 Juni 2021 - 19:00 WIB - 454 Pembaca

Diskoperindag Tubaba Cekik Pedagang Di Tiga Pasar

Tulangbawang Barat – (Sbuai.com)

Penarikan Retribusi Pasar Grosir/Pertokoan dan Retribusi Pelayanan Pasar dengan Subjek Pedagang Pasar di Pasar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), diduga tumpang tindih dan sangat membebani Pedagang. Pasalnya, meski dikenakan beberapa penarikan dengan jumlah yang cukup besar, Pedagang justru mempertanyakan bentuk pelayanan atas Retribusi tersebut.

Di temui terpisah Pedagang di beberapa Kabupaten Tubaba sangat mengeluhkan besaran jumlah biaya yang mencapai ratusan ribu lebih perbulanya. Akan tetapi, dari pengenaan retribusi tersebut mereka justru sangat kecewa dengan minimnya kenyaman baik fasilitas seperti kerusakan tempat dan pelayanan seperti kebersihan sampah.

Basri salah satu pedagang pakaian di Kios Pasar Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba sangat kecewa dengan minimnya kenyaman atas pelayanan diperoleh. Sementara dirinya mengaku besaran beberapa biaya tarikan yang dibayarkan cukuplah besar dengan jumlah kurang lebih Rp.162.000,-.

“Saya selalu protes saat petugas pasar ini menarik biaya bulanan dan biaya harian dari saya”, ucap Basri sembari menunjukkan beberapa cek dan kwitansi bukti penarikan dari petugas pasar terhadap dirinya, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Dirinya mengaku sangat terbebani dengan biaya-biaya peanrikan tersebut yang dinilainya sangatlah besar dengan jumlah yang mencapai ratusan ribu lebih. Sementara, untuk perbaikan tempat sudah beberapa kali ia sampaikan hingga saat itu belum pernah ada perbaikan.

Baca juga :  Pembuatan Rambu Jalan Dari DD Tiyuh Wonokerto Tubaba Diduga Akal-akalan

“kalo yang harian saya dikenakan dua tarikan, Rp.1.500,- dan kemudian Rp.1.000,- untuk sampah. Selanjutnya untuk keamanan saya ditarik Rp.15.000, per bulan, dan tarikan lagi Rp.72.000,- per bulan. Tapi ya itu, sampek sekarang saya protes soal tiyang juga gak direspon, bahkan sampah juga bias kita lihat sendiri masih numpuk itu di bak dan baunya sampek sini”, tutur basri dengan nada kesal.

Sementara, berdasarkan Peratuan Bupati (Perbub) Tulangbawang Barat (Tubaba) No.40 tahun 2012, besaran tarif retribusi jasa usaha yang dikenakan pada Bapak Basri pedagang pakain di kios pasar daya murni hanyalah berjumlah Rp.30.000,-/Bulan. Seharus jika sudah dikenakan Retribusi Perda No.5 tahun 2012, maka pak basri tidak lagi di kenakan Retribusi Perda No.1 tahun 2018 yang ditarik sebesar Rp.1.500,-/hari. Dan kondisi tersebut sangatlah membebani pedagang dan diduga kuat juga terjadi pada Pasar lingkup Pemerintah Daerah (Pemkab) Tubaba lainya.

Pedagang sayur di Los Pasar Mulya Asri, Kecamatan Tulangbawang tengah, Tubaba yang ditemui terpisah dengan sapaan akrapnya Mbak Sus, juga mengaku dikenakan tarikan bulanan dengan nilai yang cukup besar. Sementara, dirinya juga masih dikenakan kembali tarikan biaya harian. “Rp.15.000,- per bulan untuk keamanan dan harian untuk sampah kebersihan, tapi ya masih kami sering kami sendiri yang bersihin’, keluh Mbak Sus.

Baca juga :  Warga Tubaba Korban Puting Beliung Dapat Bantuan Dari Pemkab Setempat

Hal serupa juga dialami oleh Om Bah salah satu Pedagang Sendal/Sepatu di Kios Pasar Panaragan jaya, Kecamatan Tulangbawang tengah, Tubaba. Meski telah ditarik biaya bulanan, Dirinya mengaku juga tetap membayar biaya yang ditarik harian. “Bulanan sekitar Rp.60.000,- yang saya bayar, dan harian juga saya tetap ditarik untuk sampah kebersihan, Rp.1.000,- dan Rp.2.000,- untuk pelayanan Pasar, tapi ya saya juga yang sering bersih-bersih”, ucap Om Bah dengan ketus sembari menunjukkan beberapa Cek dan Kwitansi bukti atas penarikan terhadap Dirinya tersebut.

Pihak Dinas Koperorasi, Usaha Mikro Kecil Menegah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Tubaba, belum dapat dihubungi guna dimintai konfirmasi terkait penarikan Retribusi yang dikeluhkan oleh beberapa Pedagang di Pasar Tubaba. Saat dihubungi via telephon seluler pada Rabu, (2/6/2021) nomor kontak Khairul Amri Kadis Koperindag Tubaba dalam keadaan tidak aktip. Dan pesan yang dikirim pada kontak Kadis Koperindak Tubaba dan salah satu Kabidnya belum mendapat jawaban. (Rijal/iw)

Share :

Baca Juga

Tulang Bawang Barat

Pasien Covid RSUD Tubaba Ada Yang Selesai Menjalani Isolasi

Tulang Bawang Barat

Tiyuh Jaya Murni Tubaba Bangun Rigit Beton Dengan Anggaran Dana Desa

Tulang Bawang Barat

Tekab 308 Dan Polsek Tumijajar Amankan Satu Warga Lampung Utara

NASIONAL

Warga Tamansari Desak Pemkot Bandung Segera Bangun Rumah Deret

Tulang Bawang Barat

Proyek Jembatan Tengah Berlangsung Warga Berharap Hasil Tidak Mengecewakan

PEMBANGUNAN DESA

Lapen Dari DD Dinilai Tipis Dan Bergelombang, Kepalo Tiyuh Terkesan Tak Responship

PEMBANGUNAN DESA

Gunakan DD Tiyuh Tunas Asri Bangun Sejumlah Sarana Infrastruktur Di Tahun 2019

ADVETORIAL

Bupati Tubaba Dan Wakil Gubernur Lampung Lepas Pendistribusian Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Tubaba Yang Terdampak Covid-19
error: IZIN DULU BOSS