Home / Tulang Bawang

Selasa, 22 September 2020 - 13:02 WIB - 157 Pembaca

Berhutang Dengan Toko, Harga Matrial Bangunan Bedah Rumah Di Tuba Melambung Tinggi

Tulang Bawang – (Sbuai.com)

Harga satuan matrial bahan bangunan untuk kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah di kabupaten Tulangbawang yang menggunakan Dana Aloka khusus dengan pagu 2,4 Miyarb tahun 2020 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman di duga Mark Up.

Bantuan tersebut menggunakan aturan Padat Karya Tunai (PKT) dengan langsung ke penerima bantuan dan pemindah bukuan rekening ke pihak Toko,untuk penentuan harga satuan harus melalui hasil musyawarah kesepakatan antara penerima bantuan dan Tim fasilitator lapangan (TFL) jadi harga satuan tersebut sesuai dengan harga surve di pasaran atau toko.

Besaran dana bantuan untuk setiap penerima Program bedah rumah sendiri sebesar Rp 17.500.000/penerima, yang dipergunakan dengan rincian Rp 15 juta dipergunakan untuk belanja bahan matrial, Rp 2,5 juta untuk pembayaran upah tukang setelah serah terima pekerjaan dilakukan.

Dari data yang berhasil diperoleh media Sbuai.com, harga satuan matrial yang dipakai dalam program bedah rumah di Kabupaten Tulangbawang tahun anggaran 2020 yaitu harga satun Pemerintah Kabupaten Tulangbawang dengan rincian sebagai berikut, Semen dynamic Rp 60.000 per zak, pasir Rp 200.000/M3, bata bolong Rp 700/buah, Besi 8 mm Rp 58.000/batang, Besi 10 mm Rp. 85.000/batang, Kayu 8/12 Rp 115.000/batang, Kayu 5/5 Rp 30.000/batang, Reng Rp. 8.000/batang, Papan 3/20 Rp. 35/batang, Batu split Rp. 450.000/m3, Paku Rp. 20.000/kg, Kerpus Rp. 5.000/buah, Genteng Rp. 1.100/buah.

Baca juga :  Tiga Terdakwa Kasus Korupsi DPRD Tuba Kembalikan Kerugian Negara.

Harga satuan tersebut juga dibenarkan oleh salahsatu warga yang menerima bantuan program bedah rumah di Talang Tembesu Kelurahaan Ujung Gunung Kecamatan Menggala, Mariono mengatakan “harganya sudah ditentukan dari sana, seperti harga pasir Rp. 200.000/M3, semen Merk Dynamic Rp. 60.000, kalau batu split Rp.450.000/M3, besi 8 mm  Rp. 55.000/batang, menurutnya harga barang sangat tinggi, tapi gimana kan kita dikasih gratisan jadi gak jadi masalah”

Masih di kelurahan yang sama, Eko penerima bantuan bedah rumah menjelaskan bahwa,  untuk harga bahan matrial itu sendiri gak ada masalah, walaupun harganya mahal namanya dikasih orang kan gak rugi to mas, cuma kalau itu bukan dikasih, ya mahal mas, dari harga semen aja, saya beli kemarin di toko karna kurang Rp 54 rbu/zak, sedangkan untuk bedah rumah di hargai Rp 60rbu/zak, jadi dah lebih Rp 6 rbu/zak  ” ujar Eko.

Di kelurahan Menggala kota salah satu penerima bantuan tersebut yang tidak ingin di sebut kan namaya menejelaskan” kami ngambil Bata Rp. 700 per buah banyaknya 11.000 reng Rp. 1.650.000 per delapan iket setangah kubik berarti sekubik Rp 3.300.000, semen Rp. 60.000, kata mereka jangan kaget melihat harganya karena ini ngutang dulu di toko tapi kalau ngeliat harganya jauh, ini nota harga barang fotocopy di foto aja itu dikasih mereka,”jelasnya.

Menurut Sapron pemilik Toko bangunan sebagai penyuplai bahan matrial bangunan program bedah rumah di Kabupaten Tulangbawang tahun anggaran 2020 tersebut menjelaskan, terkait harga satuan bahan matrial tersebut, saya tidak tau, saya hanya menerima rilis harga satuan matrial dari timfasilitator, jadi saya gak tau dengan satuan harga tersebut, “yang pasti kita disuruh modalin dulu itu sudah tertera kasih aku, ya lis harga yang sudah di tentukan,”jelasnya

Baca juga :  Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Segera Panggil Dinas Kominfo

Saat ditanyakan berapa harga pasaran nya di menjelaskan bahwa harga semen Rp 54.000 kalau harga bata Rp. 650 kan masih naik naiknya, batu split Rp.400.000

Masih kata sapron bahwa sampai sekarang beliau belum menerima pembayaran termin kedua “Ya memang begitu sesuai kesepakatan penerima bantuan sedangkan ini sudah selesai 3 Minggu belum keluar sama sekali tahap kedua ini masih kita yang modalin,”imbuhnya.

Jadi sudah sangat jelas, besaran harga satuan bahan matrial yang digunakan pada program bedah rumah di Kabupaten Tulangbawang tahun anggaran 2020, sangat jauh berbeda dengan harga di pasaran, sehingga sangat merugikan masyarakat penerima bantuan tersebut.

Seharusnya penentuan harga satuan ditentukan dari hasil hasil survei pasar atau toko, yang dilakulan oleh ketua kelompok penerima bantuan yang telah disepakati bersama oleh anggota,

Sampai berita ini diterbitkan Indra selaku PPTK Program bedah rumah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tulangbawang, belum bisa berhasi untuk dikonfirmasi. (El/R)

Share :

Baca Juga

Tulang Bawang

Polsek Penawartama Tangkap Dua Pelaku Curas Terhadap Karyawan Indomaret

Tulang Bawang

Pemkab Tuba Bakal Laporan Kinerja Pada Masyarakat Di Medsos

Tulang Bawang

Diduga Tidak Sesuai RAB, Pekerjaan Konstruksi Atap Proyek DAK Fisik Bidang Pendidikan T.A 2019 Di Kabupaten Tulang Bawang Terdapat Selisih Biaya

Tulang Bawang

Kegiatan Padat Karya dari Kementerian PUPR pada Pekerjaan Preservasi Jembatan Ruas Jalan SP Pematang Panggang – SP Bujung Tenuk Tuba Sarat Permasalahan.

Tulang Bawang

Satresnarkoba Tuba Tangkap Bandar Sabu Warga Bujung Tenuk.

Tulang Bawang

Bulan Ini Pemkab Tulang Bawang Akan Pasang 200 Titik Lampu Jalan

Tulang Bawang

Kunker Bupati Tuba Di Kecamatan Penawar Aji Sekaligus Monitoring BMW

Tulang Bawang

Musrenbangkab Tulang Bawang, Winarti Fokuskan Perbaikan Jalan Poros Rawa Jitu
error: IZIN DULU BOSS