Home / NASIONAL / Tulang Bawang Barat

Selasa, 22 Juni 2021 - 17:28 WIB - 329 Pembaca

Anggaran Jasa Konstruksi Simpang Tiga Panaragan Diduga Ajang Korupsi

Tulangbawang Barat – (Sbuai.com)

Dugaan korupsi anggaran milyaran rupiah pada belanja jasa konsultansi Perencana, pengawas dan pembangunan konstruksi di lokasi Simpang Panaragan yang dilakukan  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ada pekerjaan yang berulang – ulang dengan merubah nama paket saja.

Dari data dan informasi yang berhasil kami dapatkan, pada tahun  anggaran 2014 – 2020 mengungkap adanya dugaan yang mengejutkan miliaran rupiah uang negara mengalir tidak wajar untuk ‘proyek kertas’ dan konstruksi Fisik pada lokasi Simpang Panaragan.

Dari tahun anggaran 2014 sampai dengan 2020 diduga Pihak Dinas PUPR Kabupaten Tubaba telah berulangkali menganggarkan jasa konsultasi perencana,  pengawasan serta pembangunan konstruksi dilokasi Simpang Panaragan, akan tetapi setiap tahunya nama paket yang ditayangkan selaulu berbeda-beda yaitu, Pada tahun anggaran 2014 pihak dinas PUPR telah melelang paket jasa konstruksi fisik, Perencana dan jasa konsultasi pengawas dengan total anggaran Rp 1.2 Milyaran dengan rincian sebagai berikut.

Pada tangal  27 mei pihak Dinas PUPR Tubaba melelang paket Pembangunan Tugu sp Panaragan Dengan Nilai Pagu Rp 1.000.000.000,00 yang dimenangkan CV. Cipta Adiwangsa dengan harga penawaran Rp 994.633.000,00 dan untuk anggaran konsultan pengawas Pembangunan Tugu dianggarakan sebesar Rp  42.500.000 yang metode pemilihan penyedianya dilakukan dengan Penujukan Langsung.

Anehnya, walaupun paket pekerjaan fisik pembangunan Tugu SP Panaragan telah dilelang pada bulan Mei 2014 akantetapi pihak Dinas PUPR Tubaba pada bulan November 2014 kembali menggarkan jasa konsultan perencana ditempat yang sama, walupun dengan nama paket yang berbeda yaitu Perencanaan Tugu Nol dengan Pagu sebesar Rp 175.000.000,

Dan pada tahun anggaran 2015 Dinas PUPR menggagarkan pekerjaan finising Tugu Simpang Panaragan sebesar Rp 200.000.000, yang lebih anehnya lagi Pada tahun anggaran 2017 Dinas PUPR kembali mengaggarkan Perencanaan Simpang Tiga Panaragan dengan Nilai Pagu Paket Rp 200.000.000,00 Yang dimenangkan CV NUSANTARA INDAH KONSULTAN dengan Penawaran harga sebesar Rp 199.140.000,00.

Selanjutnya ditahun 2020 pihak Dinas PUPR lagi-lagi menganggarkan milyaran rupiah untuk jasa perencana, pengawas serta pembangunan fisik pada lokasi Simpang Panaragan dengan nama baru yaitu,  Pada tanggal 21 bulan april 2020 Dinas PUPR melelang Paket Pekerjaan Fisik yaitu Pembangunan RTH Tugu Batu (Panaragan) dengan Nilai Pagu Paket  Rp.2.250.000.000,00 yang dimenangkan perusahaan Mudia Karya Dengan Penawaran Rp 2.143.269.895,55 sedangkan untuk nama jasa konsultan Pengawasan Pembangunan RTH sendiri dengan nama paket Pengawasan Teknis Pemanfaatan Ruang kawasan dengan pagu Rp 175.000.000,00 yang dikerjakan oleh RC CONSULTANT dengan nilai penawaran Rp 173.371.000,00.

Baca juga :  Fauzi Hasan Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Di Pagar Dewa

Yang sangat membingungkan, untuk pengadaan Perencanaanya sendiri baru ditanyangkan di SPSE oleh Dinas PUPR setelah satu bulan pekerjaan konstruksi RTH Tugu Batu Panaragan itu ditayangkan tepatnya Pada bulan mei  dengan nama paket Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dengan nilai Pagu Paket Rp 150.000.000,00 Yang dimenangkan CV. MITRA PAXI dengan Harga Penawaran Rp 149.271.100,00.

Bayak sekali kejanggalan pada paket – paket pekerjaan di lokasi Simpang Tiga Panaragan tersebut, mulai dari jadwal lelang paket pekerjaan fisik yang lebih awal dari jadwal pengadaan jasa Perencanaan, serta perencanaan yang sudah dilakuakan akan tetapi dilakukan kembali dengan tidak dilakukannya Rivew Perencanaan melaikan merubah nama paket perencanaan seolah – olah perencanaan dilokasi tersebut belum pernah dilakukan, serta pembangunan tugu simpang tiga Panaragan yang seringdianggarkan untuk pembangunananya akan tetapi baru tahun 2020 pembangunan tugu tersebut baru terlihat wujud fisik pembangunannya.

Dari uraian diatas untuk jasa perencana di lokasi Simpang Panaragan  untu jasa perencanaan dari tahun 2014 – 2020 ditemukan terdapat Tiga (3) Paket jasa Perencana yang menelan anggaran sebesar Rp 525.000.000 yaitu , Perencanaan Tugu Nol dengan Pagu sebesar Rp 175.000.000, Perencanaan Simpang Tiga Panaragan dengan Nilai Pagu Rp 200.000.000, dan Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dengan nilai Pagu Paket Rp 150.000.000.

Sedangkan untuk paket pekerjaan Fisik Pembangunan Kontruksinya terdapat  Tiga Paket dengan total anggaran  sebesar Rp 3.450.000.000 Yaitu, Pembangunan Tugu sp Panaragan Dengan Nilai Pagu Rp 1.000.000.000, finising Tugu Simpang Panaragan sebesar Rp 200.000.000, dan tahun 2020 Pembangunan RTH Tugu Batu (Panaragan) dengan Nilai Pagu Paket  Rp 2.250.000.000. dari ketiga paket tersebut pada tahun anggaran 2020 pembangunan Tugu Simpang Panaragan yang dapat terlihat dengan jelas pembangunan fisiknya.

Baca juga :  Fauzi Hasan Buka Turnamen Sepak Bola "Bupati CUP 2020" Jelang Hut Ke-11 Kabupaten Tubaba

Dikonfirmasi pada Rabu, (16/6/2021) di Kantor Dinas PUPR Tubaba, Sadarsyah Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Tubaba saat ditemui di ruangan kerjanya membenerkan adanya beberapa Belanja Jasa Konsultansi Perencananaan yang diadakan di Bidangnya. Namun anehnya, selaku Kepala Bidang Perencana di Dinas PUPR Tubaba Dirinya tidak dapat mengatakan lokasi pembangunan dari Perencanaan yang telah di lelang.

“Ia benar memang untuk Perencanaan Pembangunan Tugu Nol dengan pagu Rp.175.000.000,- yang dilelang tahun 2014, itu belum ada pelaksanaan pekerjaan pembangunanya. Untuk lokasi Tugu Nol tersebut, saya kurang tau dan Pak Kadis yang lebih tau. Dan untuk Perencanaan Sp Tiga Panaragan dengan pagu Rp.200.000.000,- yang dilelang tahun 2017 itu yang sekarang sudah dibangun RTH Tugu Batu (Panaragan) dengan pagu Rp.2,2 Milyaran ditahun 2020 kemarin”, ungkap Sadarsyah.

Terpisah, Iwan Mursalin Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang Barat – (Tubaba), saat dikonfirmasi Selasa (22/6/2021) mengakui perubahan Pembangunan di lokasi Simpang Tiga Panaragan dari yang direncanakan sebelumnya.

“Tugu Nol itu lokasinya di Simpang Tiga Panaragan, dan memang sudah dilakukan Perencanaannya di tahun 2014 lalu. Dan yang dibangun dilokasi itu memang RTH di tahun 2020 lalu”, ungkap Nya.

Lebih lanjut ditanyai terkait alasan dalam merubah Pembangunan tersebut, dan Perencanaan lain Dinas PUPR Tubaba yang telah di lelang, Iwan Mursalin beralasan itu sesuai perintah Pimpinan untuk memperbanyak konsep dan siap memberikan pressrilis sebagai jawaban pada Rabu (23/6/2021) besok.

“Kita bangun RTH itu, karna memang ada perubahan Konsep. Dan kami memang memperbanyak Konsep sesuai dengan amanat Pimpinan. Rabu besok (23/6/2021) ke Kantor, Kabid saya siap berikan Presrilis jawaban atas pertanyaan pertanyaan kawan-kawan”, pungkas Iwan Mursalin. (Mr/iw)

Share :

Baca Juga

ADVETORIAL

Musrenbang RKPD Bupati Umar Ahmad Berharap Pemprov Berkunjung Ke Tubaba

Tulang Bawang Barat

Dinas Pertanian Tubaba Priyoritaskan Tiga Tanaman Pangan Di 2020

NASIONAL

Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan Proyek DAK Fisik Pendidikan Kabupaten Tubaba T.A 2020 Diduga Tak Berprofil SNI

Tulang Bawang Barat

Galakan Subuh Berjama’ah Pemkab Tubaba Hadirkan Ust Das’ad Latief

Tulang Bawang Barat

Sekdakab Tubaba Buka Musda III Majelis Ulama Indonesia Di Al-Furqon Panaragan Jaya

Tulang Bawang Barat

KUS-PPAS-P APBD-P Tubaba Tahun Anggaran 2020 Telah Disampaikan

Tulang Bawang Barat

Musrenbangcam Batu Putih, Fauzi Hasan Ajak Guru Honorer Tetap Fokus Mendidik

NASIONAL

Pemkab Tubaba Diduga Langgar Ketetapan Tentang DBH PDRD
error: IZIN DULU BOSS